The Last of Us: 5 Rahasia yang Tidak Pernah Anda Ketahui Tentang Game

Sebagai video game terpopuler di dunia, The Last of Us telah dianalisis dan dibedah oleh para gamer dan pakar. Tapi yang mungkin tidak Anda ketahui adalah ada beberapa rahasia yang tersembunyi di dalam game yang menjadikannya pengalaman yang benar-benar unik. Dalam artikel ini, kami mengungkap 5 rahasia ini dan bagaimana rahasia tersebut membentuk game ini menjadi mahakaryanya yang terkenal.

5 rahasia tentang pengembangan game

The Last of Us adalah proses pengembangan yang panjang dan menantang. Meskipun game ini pertama kali disusun lebih dari satu dekade yang lalu, baru pada tahun 2012 game tersebut benar-benar bersatu. Naughty Dog menghadapi banyak tantangan selama pengembangan game, termasuk bekerja sama dengan Sony untuk memasukkan game tersebut ke PlayStation 4 dan membuat mesin yang dapat menangani gameplay yang intens dan penuh kekerasan.

2. Karakter dan alur cerita game ini sangat terinspirasi oleh peristiwa kehidupan nyata. Meskipun gim ini berlatarkan dunia pasca-apokaliptik, sebagian besar inspirasi untuk karakter dan alur cerita berasal dari sejarah modern. Untuk Joel, misalnya, sebagian besar karakternya didasarkan pada Bruce Springsteen. Demikian pula, latar belakang Ellie terinspirasi oleh peristiwa nyata yang terjadi di Missouri pada awal 1990-an.

3. Akhir permainan awalnya tidak direncanakan. Awalnya, tim ingin mengakhiri pertandingan dengan pertarungan klimaks antara Joel dan Samuel. Namun, mengikuti umpan balik pemain, mereka memutuskan untuk mengakhiri permainan dengan nada berbeda, dengan Joel dan Ellie melarikan diri dari Pittsburgh dan memulai hidup baru bersama.

4. Gim ini sangat populer karena ceritanya yang unik dan emosional. Meskipun banyak game mengikuti pola serupa, The Last of Us menawarkan sesuatu yang benar-benar baru dan segar. Ceritanya gelap dan emosional, dengan momen-momen yang membuat para pemain berada di tepi kursi mereka. Selain itu, karakter gim ini ditampilkan dengan indah dan menghidupkan dunia yang suram.

5. Mengikuti umpan balik pemain, Naughty Dog membuat beberapa perubahan pada ending game setelah perilisannya. Meski versi finalnya masih mengejutkan dan emosional, Naughty Dog melakukan perubahan agar tidak ada yang merasa ditinggalkan atau dilupakan.

Inspirasi untuk karakter dan alur cerita

Saat mengembangkan The Last of Us, tim ini terinspirasi oleh banyak orang di kehidupan nyata. Dari penampilan fisik karakter hingga cerita latarnya, banyak karakter yang terinspirasi oleh orang-orang yang dikenal pengembang.

Salah satu contohnya adalah Ellie. Ellie didasarkan pada seorang gadis yang dikenal para pengembang selama mereka kuliah. Demikian pula, Troy terinspirasi oleh rekan kerja yang kehilangan putranya dalam pertempuran.

Selain itu, beberapa karakter kunci game ini terinspirasi oleh tokoh terkenal dari sejarah Amerika. Misalnya, Joel didasarkan pada kombinasi antara John Wayne dan Abraham Lincoln.

Demikian pula, antagonis permainan, David (alias The Hunter), terinspirasi oleh Buffalo Bill Cody dan penjahat lain dari Old West.

Semua inspirasi ini sengaja dimasukkan ke dalam game untuk membantu menciptakan kisah yang dapat dipercaya dan emosional.

Kisah game yang gelap dan emosional

“The Last of Us adalah salah satu game paling emosional yang pernah dibuat. Ini penuh dengan momen yang menyayat hati dan tak terlupakan. Momen emosional dan mencekam dari game tersebut akan tetap bersama Anda untuk waktu yang lama.”

Dinamai dari buku ‘The Road’, yang mengikuti perjalanan dua ayah, ayah dan anak, saat mereka melakukan perjalanan melintasi Amerika Serikat pasca-apokaliptik, The Last of Us pada awalnya disusun oleh direktur game Neil Druckmann saat dia mengerjakan Uncharted 2: Di antara Pencuri. “Saya mulai memikirkan buku-buku ini di mana protagonisnya adalah orang-orang yang telah kehilangan segalanya,” kata Druckmann dalam sebuah wawancara dengan IGN. “Ini adalah orang-orang yang telah melalui neraka dan kembali, dan Anda melihat mereka pada titik terendah. Saya mulai berpikir tentang bagaimana jadinya jika sekelompok orang yang selamat menemukan diri mereka dalam situasi ini.”

Druckmann mengutip inspirasi untuk karakter dan alur cerita The Last of Us dari video game bertema bertahan hidup lainnya, termasuk film zombie Zombieland, novel pasca-apokaliptik The Road karya Cormac McCarthy, dan serial TV M*A*S*H. Dia juga mencari ide untuk film, khususnya drama Perang Dunia II seperti The Battle of Algiers dan Saving Private Ryan. “Saya benar-benar tertarik pada bagaimana Romero menemukan kembali zombie,” kata Druckmann tentang film zombie yang disutradarai Romero. “Bagaimana dia mengubah sesuatu yang seharusnya mengerikan dan menjijikkan menjadi mengerikan tetapi juga komedi. Jadi saya ingin melakukan sesuatu dengan orang yang selamat yang memiliki perasaan putus asa yang sama, tetapi juga humor.”

Momen emosional dan mencekam dalam game ini akan tetap bersama Anda untuk waktu yang lama. Dengan cerita yang ditulis dengan baik, kekerasan brutal, dan latar yang sangat realistis, The Last of Us pasti akan meninggalkan kesan bagi para pemain di tahun-tahun mendatang.

Akhir yang mengejutkan

Saat Anda mencapai akhir The Last of Us adalah salah satu peristiwa paling mengejutkan dan tak terduga dalam sejarah video game. Naughty Dog selalu dikenal karena keterampilan naratifnya yang kuat, tetapi mereka kalah dengan twist khusus ini. Anda terguncang, tidak yakin apa yang harus dilakukan dari semua yang baru saja terjadi. Ini adalah perjalanan yang intens dan emosional yang akan membuat Anda tidak bisa berkata-kata.

The Last of Us adalah salah satu game paling kompleks dan emosional yang pernah dibuat. Dari cerita dan karakternya yang memukau hingga gameplay yang ketat dan lingkungan atmosfernya, The Last of Us menyimpan fitur dan rahasia yang akan membuat Anda mempertanyakan semua yang Anda pikir Anda ketahui tentang game tersebut.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *