Keuangan Rumah Tangga
Image : Pixabay

Mengatur keuangan rumah tangga mempunyai banyak cara yang dapat dilakukan sehingga bisa memaksimalkan pendapatan yang dipunyai.

Pendapatan yang ada di dalam keluarga tersebut juga tentunya perlu untuk memenuhi berbagai kebutuhan.

Sehingga dengan memaksimalkan pendapatan tersebut akan juga dapat menghindari utang.

Salah satu cara untuk memaksimalkan pendapatan yang dipunyai adalah dengan mengatur keuangan dengan tepat yang dapat menggunakan pos pengeluaran.

Ada beberapa prinsip yang dipunyai untuk mengatur pos keuangan dalam rumah tangga. Salah satunya adalah pos keuangan dengan prinsip 50-30-10-10.

Adapun untuk pos pengeluaran untuk prinsip ini adalah sebagai berikut ini:

1. 50 persen untuk biaya hidup

Pos pengeluaran pertama dengan prinsip tersebut adalah memberikan pendapatan yang dipunyai untuk 50 persennya biaya untuk hidup.

Dimana pada pos ini ada berbagai pengeluaran yang perlu untuk dipenuhi. Seperti misalnya biaya untuk makan yang akan dapat memakan biaya yang paling besar.

Selain itu juga perlu untuk mengeluarkan dana untuk belanja bulanan yang dapat dilakukan setiap bulan.

Belanja bulanan tersebut juga dapat untuk melakukan penghematan sehingga akan dapat hemat.

Selain itu juga ada biaya yang perlu dikeluarkan untuk transportasi, pulsa, hingga biaya listrik dan air.

Sehingga dengan berbagai tanggungan seperti yang telah disebutkan tidak heran apabila pos pengeluaran untuk dana ini lebih besar dibandingkan pos lainnya.

2. 30 persen untuk membayar tagihan

Pada prinsip ini, untuk 30 persennya adalah digunakan untuk membayar semua tagihan yang Anda punyai.

Hal ini merupakan pos yang tidak boleh diganggu gugat dan juga harus diperhatikan dengan baik.

Jangan lupa untuk membayar tagihan sehingga tidak akan membayar denda yang bisa menambah besar pengeluaran yang akan dipunyai.

30 persen untuk membayar tagihan tersebut misalnya untuk membayar berbagai tagihan yang dipunyai.

Seperti membayar premi asuransi, cicilan rumah, cicilan kendaraan, dan juga kredit lainnya.

3. Pos investasi dan tabungan

Pos selanjutnya yang ada pada prinsip ini adalah yang akan menyita 10 persen dari pendapatan yang dipunyai. Pada pos ini akan digunakan untuk pos investasi dan tabungan.

Anda bisa untuk memilih investasi yang tepat dan juga dapat mempunyai prospek yang bagus.

Selain itu juga manfaatkan dana ini untuk mempersiapkan tabungan. Anda bisa merencanakan tabungan jangka panjang dan jangka pendek untuk dilakukan.

Pilihlah tabungan yang akan dilakukan dan memilih jenis tabungan yang lebih menguntungkan.

Seperti dengan memilih tabungan yang mempunyai bunga lebih panjang sehingga akan menguntungkan untuk tabungan jangka panjang.

4. Pos sosialisasi dan hobi

Pos terakhir dari prinsip 50-30-10-10 adalah pos untuk melakukan hal yang Anda inginkan. Pos ini dapat untuk sebagai sosialisasi dan juga mendukung hobi yang Anda punyai.

Seperti misalnya Anda bisa menggunakan dana yang tersisa untuk nongkrong, membeli buku baru, dan juga berbagai hal lainnya yang berhubungan hobi Anda.

Dana ini juga dapat digunakan untuk kebutuhan konsumtif sesuai yang inginkan.

Empat pos di atas merupakan tips mengatur keuangan rumah tangga dengan prinsip 50-30-10-10 yang dapat dilakukan.

Hal yang penting untuk diperhatikan adalah dengan selalu menomorsatukan kepentingan dan kebutuhan terlebih dahulu.

Sehingga Anda bisa untuk selalu menyisihkan dana untuk biaya hidup, dana investasi, mempersiapkan tabungan, dan juga membayar tagihan.

Baru setelah ada dana yang tersisa bisa digunakan untuk membeli barang yang diinginkan yang sifatnya tidak krusial.

Sekian artikel seputar Keuangan Rumah Tangga dengan Prinsip 50-30-10-10 dari viralin.co.id semoga informasi ini bisa bermanfaat.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here