Doa Menjenguk Orang Sakit Lengkap Beserta Artinya

  • Bagikan
Doa Menjenguk Orang Sakit

Doa menjenguk orang sakit, perlu diucapkan bagi saudara serta kerabat yang berada dalam kondisi buruk. Doa tersebut, selain mengharapkan yang terbaik, juga penguat bagi mereka agar mampu bertahan melawan penyakitnya. Simak secara lengkap lewat artikel ini!

Saat saudara, kerabat, atau teman sakit, tentu kita akan pergi menengok sebagai bentuk dukungan. Namun di balik itu, sebagai muslim yang taat, ada baiknya kita turut membaca doa menjenguk orang sakit sebagai bentuk permohonan pada Allah SWT.

Hal penting yang mesti kita ingat saat menjenguk orang sakit, mereka tengah kesakitan secara fisik dan/atau emosional. Sehingga, kita mesti memberikan perhatian dan fokus pada apa yang mereka butuhkan. Kita dapat membantu dengan berbagai cara, salah satunya doa.

Apakah Anda sudah hafal doa menjenguk orang sakit? Ada baiknya dipahami agar lancar membaca saat menengok. Kebanyakan doa ini bersumber dari ajaran Rasulullah SAW.

Dilansir dari berbagai sumber, hafalkan doanya sebagai berikut:

Doa Menjenguk Orang Sakit (Lengkap dengan Artinya)

Doa Menjenguk Orang Sakit (Lengkap Dengan Artinya)

1. Doa Rasul Saat Menjenguk Keluarga

للَّهُمَّ رَبَّ النَّاسِ أَذْهِبِ الْبَأْسَ اشْفِ أَنْتَ الشَّافِي لَا شَافِيَ إلَّا أَنْتَ شِفَاءً لَا يُغَادِرُ سَقْمًا

Allāhumma rabban nāsi, adzhibil ba’sa. Isyfi. Antas syāfi. Lā syāfiya illā anta syifā’an lā yughādiru saqaman.

Artinya: “Tuhanku, Tuhan manusia, hilangkanlah penyakit. Berikanlah kesembuhan karena Kau adalah penyembuh. Tiada yang dapat menyembuhkan penyakit kecuali Kau dengan kesembuhan yang tidak menyisakan rasa nyeri.” (HR. Bukhari, no. 5742; Muslim, no. 2191)

Doa untuk orang sakit ini, dibacakan Rasulullah terhadap keluarga dan orang di sekitarnya. Ia terdapat dalam hadis riwayat Bukhari dan Muslim dari Aisyah RA.

Sejumlah tafsir menyebut jika doa ini bermakna bahwa semuanya harus dipasrahkan kepada Allah AWT. Setelah berusaha sekuat tenaga dengan berobat ke dokter dan minum obat, maka langkah selanjutnya adalah ikhlas dan berdoa.

Doa Rasul dalam Riwayat Abu Dawud dan At-Tirmidzi

Dahulu, Rasulullah SAW pernah menganjurkan doa ini untuk dibacakan sebanyak 7 kali saat menjenguk orang sakit. Harapannya, agar Allah SWT segera mengangkat penyakit yang diderita orang tersebut dan segera diberikan kesembuhan. Berikut doanya:

أَسْأَلُ اللهَ العَظِيْمَ رَبَ العَرْشِ العَظِيْمِ أَنْ يَشْفِيَكَ

As’alullaahal azhiima rabbal ‘arsyil ‘azhiimi an yassfiyaka

Artinya: “Aku memohon kepada Allah yang agung, Tuhan arasy yang megah agar menyembuhkanmu.” (Lihat Imam An-Nawawi, Al-Adzkar, [Damaskus: Darul Mallah, 1971 M/1391 H], halaman 114).

Doa Rasul Saat Menjenguk Sa‘ad bin Abi Waqqash

Kita bisa menyebut langsung nama orang yang sakit dalam doa. Hal ini dilakukan oleh Rasul ketika menjenguk Sa‘ad bin Abi Waqqash. Saat hendak doa menjenguk orang sakit, Anda dapat mengganti nama Sa’ad dengan nama orang sakit yang diinginkan. Berikut isi doanya.

اللَّهُمَّ اشْفِ سَعْدًا، اللَّهُمَّ اشْفِ سَعْدًا، اللَّهُمَّ اشْفِ سَعْدًا

Allahummasyfi Sa‘dan. Allahummasyfi Sa‘dan. Allahummasyfi Sa‘dan

Artinya: “Tuhanku, sembuhkan Sa‘ad. Tuhanku, sembuhkan Sa‘ad. Tuhanku, sembuhkan Sa‘ad.” (Lihat Imam An-Nawawi, Al-Adzkar, [Damaskus: Darul Mallah, 1971 M/1391 H], halaman 114).

Baca Juga : Minuman Sehat, dari Susu sampai Wedang Jahe, Lezat dan Menguatkan

Doa Rasul Saat Meruqyah Orang Sakit

Berdasarkan sebuah riwayat, Rasul pernah meruqyah saat menjenguk orang sakit. Bacaan doa tersebut, yakni:

امْسَحِ الْبَأْسَ رَبَّ النَّاسِ بِيَدِك الشِّفَاءُ لَا كَاشِفَ لَهُ إلَّا أَنْتَ

Imsahil ba’sa rabban naasi. Bi yadikas syifaa’u. Laa kaasyifa lahuu illaa anta

Artinya: “Tuhan manusia, sapulah penyakit ini. Di tangan-Mu lah kesembuhan itu. Tidak ada yang dapat mengangkatnya kecuali Kau.” (Lihat Imam An-Nawawi, Al-Adzkar, [Damaskus: Darul Mallah, 1971 M/1391 H], halaman 113

Doa Rasul Saat Menjenguk Badui

Doa menjenguk orang sakit yang satu ini, isinya tentang permohonan sembuh atas penyakit apa saja. Hal tersebut diriwayatkan oleh Imam Bukhari dan Ibnu Abbas RA, ketika Rasul menjenguk seorang badui yang sedang menderita demam. Ini isi doanya:

لَا بَأْسَ طَهُوْرٌ إِنْ شَاءَ اللهُ

Laa ba’sa thahuurun insyaa’allaahu

Artinya: “(Semoga) tidak apa-apa (sakit), semoga suci dengan kehendak Allah,” (Lihat Imam An-Nawawi, Al-Adzkar, [Damaskus: Darul Mallah, 1971 M/1391 H], halaman 115).

Doa Rasul Saat Menjenguk Salman Al-Farisi

Pada suatu waktu, Rasul  menjenguk seorang sahabat yaitu Salman Al-Farisi RA sebagaimana diriwayatkan Ibnu Sunni. Selain harapan sehat, doa ini juga dapat menyertakan pengampunan dosa dan perlindungan diri. Hafalkan doanya sebagai berikut:

شَفَى اللهُ سَقَمَكَ، وَغَفَرَ ذَنْبَكَ، وَعَافَاكَ فِي دِيْنِكَ وَجِسْمِكَ إِلَى مُدَّةِ أَجَلِكَ

Syafaakallaahu saqamaka, wa ghafara dzanbaka, wa ‘aafaaka fii diinika wa jismika ilaa muddati ajalika

Artinya: “Wahai (sebut nama orang yang sakit), semoga Allah menyembuhkanmu, mengampuni dosamu, dan mengafiatkanmu dalam hal agama serta fisikmu sepanjang usia,” (Lihat Imam An-Nawawi, Al-Adzkar, [Damaskus: Darul Mallah, 1971 M/1391 H], halaman 115).

Doa Menjenguk Orang Sakit dalam Al-Quran

Selain anjuran Rasulullah SAW, Al-Quran turut mencantumkan ayat-ayat sebagai doa menjenguk orang sakit. Beberapa ayat tersebut, antara lain:

Surat Al Baqarah ayat 186:

وَإِذَا سَأَلَكَ عِبَادِي عَنِّي فَإِنِّي قَرِيبٌ أُجِيبُ دَعْوَةَ الدَّاعِ إِذَا دَعَانِ فَلْيَسْتَجِيبُوا لِي وَلْيُؤْمِنُوا بِي لَعَلَّهُمْ يَرْشُدُونَ 

Wa iżā sa`alaka ‘ibādī ‘annī fa innī qarīb, ujību da’watad-dā’i iżā da’āni falyastajībụ lī walyu`minụ bī la’allahum yarsyudụn

Artinya: “Dan apabila hamba-hamba-Ku bertanya kepadamu tentang Aku, maka (jawablah), bahwasanya Aku adalah dekat. Aku mengabulkan permohonan orang yang berdoa apabila ia memohon kepada-Ku. Maka hendaklah mereka itu memenuhi (segala perintah-Ku) dan hendaklah mereka beriman kepada-Ku, agar mereka selalu berada dalam kebenaran.” 

Surat At Taubah Ayat 14

قَٰتِلُوهُمْ يُعَذِّبْهُمُ ٱللَّهُ بِأَيْدِيكُمْ وَيُخْزِهِمْ وَيَنصُرْكُمْ عَلَيْهِمْ وَيَشْفِ صُدُورَ قَوْمٍ مُّؤْمِنِينَ

Qātilụhum yu’ażżib-humullāhu bi`aidīkum wa yukhzihim wa yanṣurkum ‘alaihim wa yasyfi ṣudụra qaumim mu`minīn

Artinya: “Perangilah mereka, niscaya Allah akan menghancurkan mereka dengan (perantaraan) tangan-tanganmu dan Allah akan menghinakan mereka dan menolong kamu terhadap mereka, serta melegakan hati orang-orang yang beriman.”

Surat Yunus Ayat 57

يَٰٓأَيُّهَا ٱلنَّاسُ قَدْ جَآءَتْكُم مَّوْعِظَةٌ مِّن رَّبِّكُمْ وَشِفَآءٌ لِّمَا فِى ٱلصُّدُورِ وَهُدًى وَرَحْمَةٌ لِّلْمُؤْمِنِينَ 

Yā ayyuhan-nāsu qad jā`atkum mau’iẓatum mir rabbikum wa syifā`ul limā fiṣ-ṣudụri wa hudaw wa raḥmatul lil-mu`minīn

Artinya: “Hai manusia, sesungguhnya telah datang kepadamu pelajaran dari Tuhanmu dan penyembuh bagi penyakit-penyakit (yang berada) dalam dada dan petunjuk serta rahmat bagi orang-orang yang beriman.”

Surat An-Nahl Ayat 69

ثُمَّ كُلِى مِن كُلِّ ٱلثَّمَرَٰتِ فَٱسْلُكِى سُبُلَ رَبِّكِ ذُلُلًا ۚ يَخْرُجُ مِنۢ بُطُونِهَا شَرَابٌ مُّخْتَلِفٌ أَلْوَٰنُهُۥ فِيهِ شِفَآءٌ لِّلنَّاسِ ۗ إِنَّ فِى ذَٰلِكَ لَءَايَةً لِّقَوْمٍ يَتَفَكَّرُونَ 

Summa kulī ming kulliṡ-ṡamarāti faslukī subula rabbiki żululā, yakhruju mim buṭụnihā syarābum mukhtalifun alwānuhụ fīhi syifā`ul lin-nās, inna fī żālika la`āyatal liqaumiy yatafakkarụn

Artinya: “Kemudian makanlah dari tiap-tiap (macam) buah-buahan dan tempuhlah jalan Tuhanmu yang telah dimudahkan (bagimu). Dari perut lebah itu ke luar minuman (madu) yang bermacam-macam warnanya, di dalamnya terdapat obat yang menyembuhkan bagi manusia. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda (kebesaran Tuhan) bagi orang-orang yang memikirkan.”

***

Itulah tadi doa menjenguk orang sakit agar saudara atau kerabat Anda mendapat kesembuhan. Tak lupa, berikan semangat dan dukungan agar senantiasa kuat melawan penyakit.

Comments

0 comments

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *