Beranda News Kebakaran Lahan di Bandung

Kebakaran Lahan di Bandung

26
0

Kebakaran hutan dan lahan kembali terjadi. Kali ini kebakaran yang melanda beberapa lahan. Lahan tersebut terjadi di daerah Ciwidey, dekat dengan lokasi Kawah Putih, Kabupaten Bandung. Menurut Kapolsek Ciwidey, AKP Ivan melalui keterangannya menjelaskan bahwa kebakaran mulai terjadi pada hari Senin, 7 Oktober sekitar pukul 14.00 WIB

“ Titik awal api berasal dari daerah Sunan Ibu, 700 meter dari kawasan Kawah Putih, merambat ke bawah sampai jembatan sky walk,” katanya.

Berdasarkan data dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah ( BPBD) Jawa Barat menyatakan bahwa kebakaran lahan dan hutan di daerah Kabupaten Bandung ini mencapai 241 hektare.

“ Untuk lahan yang terbakar di kawasan Kawah Putih kurang lebih seluas 15 hektare,” kata Kepala Seksi Rehabilitasi dan Rekonstruksi BPBD Jabar, Budiman Wahyu.

Lebih lanjut menurut keterangan Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana BPBD Jabar menyebutkan bahwa kebakaran yang terjadi meluas hingga ke beberapa titik. Beberapa titik yang mengalami kebakaran antara lain adalah kawasan wisata Kawah Putih, Desa Sugihmukti, dan Kecamatan Pasirjambu.

Selain itu 26 hektare lahan terbakar di Desa Pasir Huni. Sekitar 100 hektare lahan terbakar di Desa Mangun Jaya, Gunung Sangar. Kebakaran lahan yang terjadi di Kecamatan Pangalengan, tepatnya di Puncak Besar Pacet kurang lebih hingga 100 hektare. Kebakaran juga terjadi di Gunung Malabar, Desa Mekarmaju, Kecamatan Arjasari.

Hingga Selasa ( 8 Oktober) pagi api masih menyala dan menghanguskan pohon cantigi, pakis adam, sejumlah tanaman dan alang-alang. Setidaknya ada 84 petugas dikerahkan untuk memadamkan api.

Menurut Budi, untuk saat ini pihak BPBD Jabar dan BPBD Kabupaten Bandung telah melakukan koordinasi dengan beberapa pihak seperti Kapolres Bandung, Dandim 0609, Perhutani, Damkar, pengelola wisata kawasan Kawah Putih, para relawan, dan masyarakat sekitar.

Untuk penanganan awalnya, menurutnya telah dilakukan beberapa pencegahan agar api tidak semakin meluas, yaitu dengan pembuatan parit dan penyiraman yang dilakukan oleh unit pemadam dari Dinas Pemadam Kebakaran.

Hingga saat ini beberapa lokasi wisata seperti Kawah Putih dan Sunan Ibu masih ditutup sementara waktu untuk mengatasi masalah ini.

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here