Beranda News Menteri Dalam Negeri Sindir Anies Baswedan

Menteri Dalam Negeri Sindir Anies Baswedan

44
0

Hari ini (22/07) Menteri dalam negeri, Tjahjo Kumolo mengeluarkan kata-kata yang terkandung sindiran mengenai salah satu kunjungan kerja dari Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan ke beberapa negara di luar negeri. Mendagri menyinggung Anies karena kunjungan ini di lakukan, kursi wakil gubernur masih kosong hingga kini.

“Sebagai Contohnya saja pak Anies Baswedan. Beliau tidak ada wakil yang menggantikan, tapi satu tahun bisa beberapa kali dia? Hampir sebulan dua hingga 3 kali. Ada lho gubernur yang hampir tidak minggu izin ke luar negeri, ada.” Hal ini di sampaikan Tjahjo pada pagi tadi (22/07).

Tjahjo menyatakan bahwa dirinya kalau tidak mengizinkan juga salah, namanya beliau ingin cari ilmu dan beberapa undangan. Tapi kok sekali di izinkan ya setiap minggu. Di ketahui Gubernur DKI ini mengunjungi Kolombia dan Amerika selama 10 hari dan diundang menjadi pembicara forum internasional di sana. Di tahun sebelumnya tepatnya pada tahun 2018 anies juga mengunjungi beberapa negara juga.

Posisi wagub yang masih kosong itu ditinggalkan Sandiaga Uno yang menjadi calon wakil presiden di pertengahan tahun lalu, hingga kini tidak ada yang menggantikan posisi wakil gubernur tersebut.

Dari kejadian Anies Baswedan ini, Tjahjo Kumolo meminta setiap kepala daerah yang ingin izin keluar negeri memenuhi undangan dan belajar dan melakukan perjalanan dinas paling lambat 10 hari sebelumnya harus memberikan rencana perjalanan dan kegiatan selama di sana. Banyak juga beberapa kepala daerah yang langsung pergi tanpa izin mendagri, dan Mendagri juga di tanya oleh pak Presiden, kan tidak enak juga ketika di tanya sama pak Presiden.

Sekarang, tidak hanya ke Kemendagri saja, tapi kepala daerah harus memberitahukan kepada pihak Kementerian Luar negeri dan beberapa kementerian lainnya ketika mereka akan melakukan perjalanan dinas. Tidak bisa seenaknya begitu, tujuannya simple hanya untuk menertibkan kepala daerah dan tidak sewenang – wenang melakukan perjalanan. Prosesnya juga sudah sangat jelas, harus ada alasan untuk apa kesana, keperluannya juga apa, undangannya apa, dengan anggaran berapa.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here